Pernah buka website rumah sakit, tapi malah bingung sendiri? Jadwal dokter gak ketemu, loading lama, tampilannya jadul? Nah, itu masalah besar. Di era digital, website rumah sakit bukan cuma brosur online, tapi gerbang utama pelayanan pasien. Makanya, desain dan pengalaman pengguna (user experience/UX) harus jadi perhatian utama.

Mengapa UX Website Rumah Sakit Penting?
Karena pasien itu beda dengan pengunjung toko online. Mereka sedang butuh bantuan, informasi, dan kecepatan. Kalau harus klik lima kali buat cari jadwal dokter anak, atau daftar online malah error, itu bukan cuma bad UX — itu bisa jadi bad reputation
Fakta Menarik:
🧭 88% pasien bilang mereka ingin sistem navigasi yang sederhana dan jelas.
📉 42% pengguna akan menutup website rumah sakit jika butuh waktu lebih dari 3 detik untuk terbuka.
📱 70% pasien mencari informasi RS dari HP — artinya mobile-friendly adalah wajib.
Ciri Website Rumah Sakit yang Baik dan Nyaman Digunakan
1.Tampilan Bersih dan Profesional
Desain tidak harus mewah, tapi harus rapi, fokus pada informasi penting. Gunakan font yang mudah dibaca, warna yang nyaman di mata, dan layout yang tidak membingungkan.
2. Navigasi Mudah
Menu seperti:
- Jadwal Dokter
- Pendaftaran Online
- Layanan Unggulan
- Kontak Darurat
harus bisa diakses dalam satu atau dua klik. Jangan sembunyikan fitur utama di dalam 5 lapisan menu.
3. Responsif & Mobile-Friendly
Lebih dari 60% pengguna membuka web dari smartphone. Kalau tombolnya kecil, teksnya mepet, dan daftar online-nya tidak berfungsi di HP, siap-siap ditinggal pasien.
4. Fitur Daftar Online yang Stabil
Integrasi dengan SIMRS (seperti SIMRS Cendana) sangat membantu. Pasien bisa login, daftar poli, pilih dokter, dan dapat nomor antrean langsung — tanpa ribet.
5. Informasi Up-to-date
Banyak website RS isinya ketinggalan zaman. Foto direktur 10 tahun lalu, jadwal dokter nggak diupdate, link mati. Ini bukan hanya buruk di mata pasien, tapi juga mengurangi ranking SEO.
Manfaat UX yang Baik bagi Rumah Sakit
- Meningkatkan kepercayaan pasien
- Mengurangi antrian fisik melalui layanan online
- Meningkatkan visibilitas Google & SEO
- Menurunkan beban call center karena pasien bisa cari info sendiri
- Menunjukkan citra RS yang modern dan digital-savvy
Contoh Implementasi yang Efektif
Salah satu RS mitra SIMRS Cendana berhasil meningkatkan trafik websitenya hingga 4x lipat dalam 3 bulan setelah:
- Mendesain ulang antarmuka website
- Mengoptimalkan fitur pendaftaran online
- Memasang fitur pencarian jadwal dokter interaktif
- Integrasi langsung dengan sistem antrean digital RS
Efeknya? Jumlah pasien yang daftar lewat online naik 200%, dan antrean di front office turun drastis.
Tips Singkat untuk RS yang Ingin Re-Desain Website:
- Integrasikan web dengan sistem internal RS (jadwal, SIMRS, antrean)
- Gunakan user testing: biarkan orang awam coba akses fitur utama
- Fokus ke mobile first design
- Optimalkan core web vitals (kecepatan loading, interaktivitas, stabilitas layout)
- Sertakan fitur accessibility untuk difabel
Website rumah sakit bukan sekadar brosur digital — dia adalah garda depan pelayanan modern. Jika pasien merasa nyaman, cepat, dan aman saat mengaksesnya, maka kepercayaan pun tumbuh.
Dengan desain yang user-friendly dan sistem digital terintegrasi, rumah sakit bisa memberikan pengalaman yang setara dengan pelayanan langsung — bahkan lebih cepat dan efisien.
Butuh redesign website rumah sakit yang modern, mobile-ready, dan langsung terhubung dengan SIMRS?
Yuk, konsultasi gratis bareng tim kami di www.simrscendana.id